Seperti Partai Politik

Agustus 27, 2008

Percakapan saat menggoda seorang gadis Ayu
Saya : Hai Cewe, Baru pulang ya..? saya antar yuk…!
Gadis : (Tersenyum ramah)
Teman A : Jangan… sama saya saja, saya orangnya bertanggung jawab
Teman B : Pilih saya saja, saya orang jujur dan setia
Teman C : kalau saya orangnya pekerja keras dan ulet, pilih saya saja
Teman D : pilih saya tidak akan menyesal, saya tampan dan kaya
Teman E : pilih saya, saya akan membahagiakan sampeyan, mbak yu
Gadis : * kesal * (berjalan menjauh) dasar wong gendheng…!
Saya : * bingung * (garuk-garuk Kepala)

Kenapa Kelaparan…?

Agustus 27, 2008

Percakapan dengan seorang abang becak di depan kost
Abang Becak : apa makanan pokok Indonesia (sedang Mengisi TTS)
Teman A : Nasi
Teman B : Jagung
Teman C : Ubi kayu, dan segala macam umbi-umbian.. he…he…he
Teman D : Sagu
Saya : Pokoknya banyak
Abang Becak : * bingung * (Menutup TTS) lalu kenapa ada yang kelaparan..?
Saya&teman2 : it’s because……….

Tentang Takdir

Agustus 27, 2008

Percakapan Dengan Seorang Romo
Saya : mo,… Betulkah hidup manusia ditentukan takdir
Romo : siapakah Yang menciptakan Takdir…?
Saya : Ya………Tuhanlah
Romo : Lalu Kau akan menyalahkan Tuhan…?
Saya : * bingung* (garuk-garuk kepala)
Romo : dihari minggu yang hujan lebat, siapakah yang akan menentukan ku berangkat ke gereja atau tidak…?
Saya : Saya…
Romo : Nah…. Kau yang menentukan hidupmu bukan….?

Siapa Menciptakan siapa

Agustus 27, 2008

Percakapan dengan seorang Romo
Saya : mo, betulkah kisah penciptaan manusia itu…?
Romo : Siapakah yang mencipatakanmu….?
Saya : ya… Tuhanlah
Romo : Lalu yang menciptakan Tuhan….?
Saya : * Bingung* (garuk-garuk kepala)
Romo : Tuhan yang menciptakanmu, atau kamu yang mencipatakn Tuhan…?
Saya : Terimakasih Romo, Saya Sudah mengerti

Maafkan Saya

Agustus 27, 2008

Maafkan Saya
Percakapan dengan Mama lewat telephon, setelah 8 tahun kuliah
Saya : Ma, kayaknya saya tidak bias lulus kuliah tahun ini
Mama : loh… bukannya kemarin katanya sudah ujian…?
Saya : Saya bohong, saya takut pada kenyataan
Mama : Tidak apalah yang penting kau sudah belajar dari pengalaman
Saya : terimakasih Mama